Mengintip Fajar Ai Loang

Pernah dengar Ai Loang? Atau mungkin sudah pernah ke sana. Saya sudah dua kali mengunjungi tempat wisata ini. Saat ini pun saya berada di sini, di mana sebelumnya bersama keluarga Juli 2017 lalu. Namun akses ke sana saat itu masih kurang bagus, melewati Desa Raberas dan melintasi jalanan berdebu.

Setelah diresmikan Jembatan Samota yang menghubungkan Simpang Jalan Garuda Sumbawa Besar dan Tanjung Menangis, akses menjadi lancar dan jarak pun kian dekat,  hanya 10 km dari Jalan Garuda ke arah utara. Maka tidak heran bila Pantai Ai Loang banyak diminati wisatawan, bahkan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara pernah menginap di kawasan wisata Samawa Sea Side ini bulan Juli 2018 lalu.

View yang Indah dan legendaris bisa dinikmati di sini. Mulai dari pucak Tambora di sebelah timur yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Sumbawa yang sangat bersejarah karena letusannya tahun 1815 sempat menggemparkan dunia,  hingga Pulau Moyo di sebelah utara, sebuah distinasi wisata tana samawa yang pernah dikunjungi pesohor kelas dunia, seperti mendiang Lady Diana dan Pangeran Charles tahun 1993. Petenis kelas dunia Maria Sharapova dan pesebak bola David Beckham serta vokalis  Mick Jagger dan David Bowie juga pernah ke sini. 

Masih di sekitar Ai Loang, juga terdapat destinasi wisata Tanjung Menangis dan Air Bari. Ai Loang sendiri yang dikembangkan menjadi kawasan wisataSamawa Sea Side terletak di Desa Penyaring yang merupakan sentra produksi permen susu di Kecamatan Moyo Utara Kabupatem Sumbawa.

Ai Loang yang dulunya dikenal dengan nama Pantai Lamona dilengkapi cottage serta berbagai fasilitas bermain dan outbound, saat ini lebih banyak dari tahun 2017 lalu, menandakan pengunjungnya yang  semakin ramai. Saya dan tim juga ikut meramaikannya. Eh, kok ramai padahal masih belum ada orang, maklum suasana masih sangat pagi. Sengaja ke sini tuk mengintip fajar, seperti apakah dia?

Awan jingga di ufuk timur menyelimuti Gunung Tambora perlahan berlalu seiring tampak malu puncaknya nan tinggi. Begitulah aktivitas Mas Wawan Sang Photographer yang hobinya mengintip fenomena alam seperti ini. Tak luput untuk berselfie buat kenang-kenangan bahwa di pagi ahad 10 Maret  2019 kami berlima penah ke mari.

Setelah berfoto di depan gate masuk berlatar tulisan Wisata Pantai Ai Loang kami pun berlalu kembali ke kota Sumbawa Besar. Di samping panorama Ai Loang yang mempesona, kami juga membawa  tiga catatan terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang sempat menyita perhatian di pantai ini sebagai oleh-oleh: (1) Populasi mangrove atau pohon bakau  di sekitar pantai yang masih terjaga eksistensinya; (2) Sampah plastik yang dominan bekas kemasan air mineral yang berserakan bibir pantai; dan (3) Adanya jenis Kagelia africana atau pohon sosisdari famili Bignoniaceae yang merupakan pohon unik dengan buah menggelantung sangat jarang ditemukan di Indonesia. 

Mengingat keunikan pantai Pulau Sumbawa sangat menjanjikan untuk pengembangan kawasan wisata maka harus ditopang dengan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang sungguh-sungguh.

Explorer team: Bambang, Wawan, Jamal, Rodin dan Amaq Agus.

Tinggalkan Balasan

Close