STAIMI Resmikan PPM

Jakarta – Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajurrosyidin (STAIMI) telah meresmikan Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) di Gedung Aula Ponpes Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur,pada Kamis (28/2). Peresmian ini mengangkat tema “Mencetak Sarjana Mubaligh – Mubaligh Sarjana yang Profesional Religius”.

Peresmian PPM STAIMI ini disambut baik oleh mahasiswa STAIMI. Tidak hanya karena mereka datang dari luar kota dan tinggal di pondok. Akan tetapi, juga memberikan kesempatan mereka lebih fokus dalam belajar karena waktunya diatur dan terjadwal dengan baik.

Sudarsono selaku Ketua STAIMI mengatakan bukan hanya khusus untuk mengejar hafidz Alquran dan Kutubusittah tetapi juga bisa belajar mata kuliah umum lebih leluasa.

“Jam pelajaran agama sengaja dibuat ekslusif selain fokus belajar dengan guru-guru khusus untuk mengejar hafidz Al Qur’an dan Hadist besar dalam waktu yang ditetapkan, juga bisa belajar mata kuliah umum lebih leluasa tidak berbenturan dengan jadwal tugas pondok pesantren,” ujar Sudarsono.

Selaras dengan Sudarsono, Ketua Kaprodi Ekonomi Syariah Aselina EndangTrihastuti mengungkapkan sudah menjadi pemikiran kami untuk memberikan pendidikan agama islam dan pendidikan formal agar bisa sejajar.

“Karena kita ini basisnya adalah Perguruan Tinggi Agama Islam, maka menjadi pemikiran kami untuk memberikan pendidikan agama Islam,” kata Tuti, panggilan akrab Trihastuti.

“Dan juga pendidikan formal itu bisa jalan sejajar, jadi dengan adanya keduanya berjalan bersinergi, maka akan memudahkan mahasiswa untuk bisa fokus antara menempuh pendidikan formal dan pendidikan agamanya,” ungkap Tuti.

Harapannya, dengan adanya PPM STAIMI ini dapat meningatkan jumlah mahasiswa baru yang ingin tinggal di pondok Pesantren dan menimba ilmu formal, keuntungan lain adalah mereka bisa memperluas jaringan dan interaksi sesama mahasiswa dalam hal pertukaran keilmuan baik formal maupun nonformal. (Wicak/Elga)

Tinggalkan Balasan

Close